meningkatnya angka kemiskinan di jerman

Posted on 2012/12/02

0


Quelle: Bild.de

Quelle: Bild.de

belakangan gak dikoran2 gak di tv kerap dibahas soal  meningkatnya angka kemiskinan di jerman. apapun itu memang selalu ada dua sisi mata uangnya. sekalipun jerman masuk kategori negara makmur, ternyata gak luput dari masalah kemiskinan. menurut armut.de, garis kemiskinan di jerman dan negara2 eropa lainnya  dihitung dari prosentase median pendapatan nasional negara tersebut:

  • masuk resiko garis kemiskinan, apabila pendapatannya 60% dari median pedapatan nasional.
  • masuk garis kemiskinan adalah apabila pendapatannya 50% dari median pendapatan nasional.

misalnya median penghasilan nasional 1500 Euro per bulan, maka 900 Euro hitungannya masuk kedalam resiko garis kemiskinan dan 750 Euro masuk garis kemiskinan. detail lengkap tentang kemiskinan di jerman bisa dibaca disini.

salah satu penyebab utama kemiskinan adalah akibat menganggur. dan menganggur ini bisa terjadi pada siapapun. saat ini angka pengangguran di jerman adalah sebesar 2,75 juta (angka terakhirnya bisa dilihat disini). hasil studi Hans-Böckler-Stiftung yang saya temukan di koran on-line Bild (14.11.), menunjukkan bahwa antara 20% s.d. 25% penduduk di kota2 besar jerman seperti Leipzig, Dortmund, Duisburg, Hannover, Bremen dan Berlin ditahun 2011 hidup dalam garis kemiskinan (daftar selengkapnya bisa diihat disini). selain prosentase kemiskinan diperlihatkan juga angka penerima tunjangan penganggur dan sosial Hartz IV-nya. penerima tunjangan Hartz IV tertinggi adalah penduduk ibukota jerman, Berlin, sebesar 20,7%. Frankfurt ada diperingkat 12, dengan 15,6% penduduk yang hidup dibatas garis kemiskinan dan 12,4% penerima tunjangan Hartz IV-nya

Hartz diambil dari nama Peter Hartz, yang memimpin komisi pengajuan „Moderne Dienstleistungen am Arbeitsmarkt“ tahun 2002. Hartz IV adalah jaminan untuk orang yang bisa bekerja tetapi tidak bekerja. siapapun yang menganggur dan membutuhkan seperti ini diberi tunjangan yang setara dengan tunjangan sosial. tidak perduli apa pendidikan dan berapa uang yang didapat sebelumnya saat masih bekerja. akan menerima tunjangan sebesar 345 Euro. sebagai tambahan sampai orang tersebut dibayarkan uang kontrakan dan biaya tambahan sewa lainnya hanya s.d. besar ukuran kontrakan tertentu.

rabu malamnya masalah kemiskinan ini muncul diacara debat anne will  di Das Erste, soal semakin banyaknya sanksi bagi penerima Hartz IV. anne will ditayangkan cukup larut pk. 23.30, tapi berhubung suka jarang sekali saya lewatkan. ada tayangan ulangnya sih tapi gapapalah cuma seminggu sekali ini. intinya debat ini mempertanyakan apakah biro tenaga kerja sudah melakukan pekerjaanya dengan baik atau tidak. yang saya tangkap adalah makin lama menganggur semakin kecil kemungkinan untuk bisa kembali bekerja apalagi mendapat pekerjaan tetap. ditambah adanya kebijaksanaan Minijob 400 Euro. para pemberi kerja yang mempekerjakan orang2 dengan bayaran 400 Euro ini tidak punya kewajiban untuk membayarkan asuransi dan teman2nya. artinya kesempatan untuk bisa mendapatkan pekerjaan tetap dengan gaji memadai semakin mengecil. karena kalo ada pilihan untuk Minijob, kenapa pemberi kerja harus pusing2 merekrut pekerja tetap?? sementara kesejahteraan sosial datang dari sepertiga gaji kotor para pekerja. usia pensiun di jerman adalah 67 tahun. tunjangan apapun itu salah satunya datangnya dari hasil pemasukan pajak. kalo jumlah penerima tunjangannya terus meningkat apa kabar? pada kesempatan lain saat wartawan mewawancarai anak2 yang orangtuanya penerima  Hartz IV, saat ditanya kalo udah besar mau jadi apa? mau jadi penerima Hartz IV aja karena masuk setiap bulan uang pasti masuk kedalam rekening… tragis!

penyebab kemiskinan lainnya selain pengangguran adalah:

  • uang gaji yang terlalu rendah.
  • hutang
  • kurangnya pendidikan
  • perceraian /orangtua tunggal
  • keluarga dengan banyak anak
  • imigran

oh ya disini ada yang namanya eksistensi minimum, yaitu kebutuhan mendasar manusia untuk bisa bertahan hidup. diluar kebutuhan fisik adalah pandangan bahwa setiap orang harus diberi kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

menurut angka yang saya temukan di cecu.de, standar eksistensi minimum di jerman tahun 2012 adalah sbb:

  • lajang: 7.896 Euro (658 Euro per bulan )
  • pasangan suami istri: 13.272 Euro (1.106 Euro per bulan)
  • anak: 4.272 Euro per tahun (356 Euro per bulan)

uang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sbb:

  • makanan, pakaian, perawatan badan dan barang kebutuhan sehari2.
  • rumah
  • listrik
  • asuransi kesehatan dan perawatan

ok balik ke soal pengangguran. dari beberapa teman sekelas yang menerima uang pengangguran, mereka bisik2 soal Schwarzarbeit. kerja tapi ‘gelap’. yang kerja dan mempekerjakan, dua2nya tidak bayar pajak. sedikit2 saya dengar soal pajak disini yang ribet suribet. contohnya misal dua2nya kerja lebih menguntungkan kalo satunya mengambil Minijob. karena kalo dua2nya bayar pajak, salah satu dari kita penghasilannya dipotong 50%. pengalaman saya bagusan dinegara sebelumnya, dasar pemotongan gaji adalah jumlah kotor penghasilan masing2. pun begitu pekerja gelapnya gak kurang banyaknya. mentalitet, memanfaatkan sistem dengan menerima uang pengangguran atau tunjangan lainnya tapi diam2 kerja.

tujuan utama bayar pajak lainnya adalah kalau kita sakit dan mendadak kehilangan pekerjaan, siapapun bisa sakit dan kehilangan pekerjaan. kalo saya dari dulu lempeng2 aja, dari pertama kerja langsung kerja ‘beneran’ yang ada kewajiban bayar pajaknya. hal yang sangat saya bangga bisa melakukannya. uang pajak di negara2 eropa barat jelas larinya kemana. kita juga kog yang menikmati. seperti masuk rs kemarin, padahal asuransi saya cuma asuransi anggota keluarga alias nebeng suami. biayanya hampir mencapai 4000 Euro. dan biaya yang dikenakan kepada kita hanya 50 Euro saja. untuk biaya kamar selama empat hari. itupun  ditagihnya dua bulan kemudian. dan bayarnypun pake tenggang waktu satu bulan pula.

minggu keempat januari tahun depan saya ujian DTZ. cita2nya bisa lulus B1. kursus orientasi yang masuk dalam bagian kursus integrasi selesai kira2 pertengahan februari. sesudah itu? kepengennya sih bisa mencoba peruntungan masuk kedalam pasaran kerja. misal belum bisa saya mau nerusin B2 dulu. yang penting jangan sampe nganggur. terus terang disini garing kalo kita gak punya kegiatan sendiri. dan yang kedua jangan sampe jadi statistik, nambah2in angka pengangguran…